apalah arti memiliki,ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?
apalah arti cinta,ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah ?
bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan?
dan tidak terbilang keinginan melupakan saat kami rindu? hingga rindu dan melupakan jaraknya setipis benang saja !
Selasa, 01 Desember 2015
rinduku padamu
bterkadang mata ini iri kepada hati, karena kau ada namun tak tampak dimataku.
hati ini meyakini kau ada meski entah dibelahan bumi mana.
yang aku tahu, kelak kau akan menyempurnakan hidupku disini.
maka, saat hatiku telah mengenal fitrahnya, aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintaiNya
hati ini meyakini kau ada meski entah dibelahan bumi mana.
yang aku tahu, kelak kau akan menyempurnakan hidupku disini.
maka, saat hatiku telah mengenal fitrahnya, aku akan berusaha mencintaimu dengan cara yang dicintaiNya
Mungkin sebaiknya kita tahu
Mungkin sebaiknya kita tahu
Satu, hanya teman terbaik yang berani bicara jelek tentang kita di hadapan kita, yang bisa berbeda pendapat, bilang salah jika itu memang salah. Jika dia hanya bicara manis selalu, setiap saat bilang iya, itu tidak selalu berarti kabar baik. Boleh jadi di belakang kita, dia bicara buruk.
Satu, hanya teman terbaik yang berani bicara jelek tentang kita di hadapan kita, yang bisa berbeda pendapat, bilang salah jika itu memang salah. Jika dia hanya bicara manis selalu, setiap saat bilang iya, itu tidak selalu berarti kabar baik. Boleh jadi di belakang kita, dia bicara buruk.
Dua, hanya teman
terbaik yang akan ada di sekitar kita, bahkan dalam situasi terburuk
sekalipun. Rajin bertanya di saat susah, datang menemui saat kita sakit,
dan situasi lainnya. Sementara teman palsu, dia bahkan mulai lupa saat
kita tidak lagi kaya, populer, dsbgnya.
Tiga, hanya teman terbaik yang menolak memanfaatkan temannya. Dia tidak ingin ikut kaya, populer, mendapatkan pekerjaan karena temannya. Pertemanan baginya bukan kesempatan, melainkan respek, saling menghargai. Sebaliknya, teman KW, alias abal-abal, dia tidak tahu malu, memanfaatkan setiap sisi yang ada.
Empat, terakhir, jika kita ingin punya teman terbaik, maka mulailah menjadi orang yang baik. Sejarah mencatat, bahkan Nabi pun memiliki sahabat-sahabat sejati. Semakin baik kualitas seseorang, maka semakin baik pula teman yang dimilikinya. Jangan bertanya apakah orang lain bisa menjadi teman terbaik, tapi bertanyalah, apakah kita bisa menjadi teman terbaik tersebut.
*Tere Liye
Tiga, hanya teman terbaik yang menolak memanfaatkan temannya. Dia tidak ingin ikut kaya, populer, mendapatkan pekerjaan karena temannya. Pertemanan baginya bukan kesempatan, melainkan respek, saling menghargai. Sebaliknya, teman KW, alias abal-abal, dia tidak tahu malu, memanfaatkan setiap sisi yang ada.
Empat, terakhir, jika kita ingin punya teman terbaik, maka mulailah menjadi orang yang baik. Sejarah mencatat, bahkan Nabi pun memiliki sahabat-sahabat sejati. Semakin baik kualitas seseorang, maka semakin baik pula teman yang dimilikinya. Jangan bertanya apakah orang lain bisa menjadi teman terbaik, tapi bertanyalah, apakah kita bisa menjadi teman terbaik tersebut.
*Tere Liye
jadilah orang yang berpengaruh bukan terpengaruh
lebih baiknya bisa menjadi contoh untuk teman atau entah yang kamu
anggap sahabatmu menjadi lebih baik paham pergaulan bagaimana seharusnya
karna semua hal pasti memiliki batas jangan lupa fikirkan penilaian
orang meskipun mungkin yang kamu anggap itu baik belum tentu menurut
Allah baik ataupun menurut orang lain,saya yakin kamu paham bagaimana
seharusnya dan kamu bisa memberikan pengaruh baik bagi orang lain jangan
sampai semua ilmu yang kamu punya tidak teraplikasikan
pandailah membawa diri
Tidak semua yg tersenyum pada kita itu teman, dan tidak semua yang menyakiti kita itu musuh.
Tidak semua yang bermanis2 ria kepada kita itu sahabat, dan tidak semua yang berkata tegas, terasa jleb, sakit itu lawan."
Nasehat lama ini bukan menyuruh kita berprasangka buruk, tapi agar kita senantiasa lebih pandai membawa diri.
Tidak semua yang bermanis2 ria kepada kita itu sahabat, dan tidak semua yang berkata tegas, terasa jleb, sakit itu lawan."
Nasehat lama ini bukan menyuruh kita berprasangka buruk, tapi agar kita senantiasa lebih pandai membawa diri.
kenali siapa orang itu
Di dunia ini, ada orang-orang yang memilih pergi, ada yang memutuskan tinggal.
Ada orang-orang yang melupakan, ada yang memilih mengingat.
Ada orang-orang yang menyayangi, pun ada yang tidak peduli lagi.
Ada orang-orang yang melupakan, ada yang memilih mengingat.
Ada orang-orang yang menyayangi, pun ada yang tidak peduli lagi.
Maka, fokuslah pada yang tinggal, mengingat dan menyayangi. Bukan yang
pergi, melupakan dan tidak peduli. Jangan dibalik, agar kita senantiasa
bahagia.
*Tere Liye
*Tere Liye
Pengaruh Filsafat Ilmu Dalam Profesi Pendidik
Pengaruh Filsafat Ilmu Dalam Profesi Pendidik
ABSTRAK
Filsafat ilmu merupakan bagian dari filsafat yang
dapat menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu.filsafat ilmu
mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu itu
sendiri.dalam karya tulis ini membahas mengenai pengaruh filsafat ilmu dalam
pendidikan sekolah dasar, karena pada hakikatnya untuk memperoleh hasil belajar
yang maksimal dalam dunia pendidikan terutama dalam pendidikan sekolah dasar
pendidik dituntut untuk menjadi manusia yang bijaksana manusia yang dapat
mengaplikasikan filsafat ilmu itu sendiri. Pendidikan membutuhkan filsafat
karena masalah-masalah pendidikan tidak hanya menyangkut pelaksanaan pendidikan
yang dibatasi pengalaman, tetapi pada masalah-masalah yang lebih luas, lebih
dalam serta lebih kompleks, yang tidak dibatasi pengalaman maupun fakta-fakta
pendidikan,dan tidak memungkinkan dapat dijangkau oleh sains pendidikan.
“Rampak bedug masih lestari di Anyer”
Kesenian
rampak bedug yang dijadikan kesenian terpenting di SMA Negeri 1 Anyer
Kesenian rampak bedug
meupakan suatu kesenian yang berasal dari kata “bedug” bedug merupskan sebuah
alat yang digunakan di hamper setiap masjid, sebagai alat atau media informasi
datangnya waktu shalat wajib 5 waktu. Dan demikian juga dengan seni ngebedug sudah
akrab ditelinga bangsa kita, “Rampak Bedug” adalah kesenian yang hanya berasal
dari daerah Banten sebagai cirri khas seni budaya Banten. Kata “rampak”
mengandung makna “serempak” jadi Rampak Bedug adalah seni bedug dengan
menggunakan waditra berupa “banyak” bedug dan ditabuh secara serempak sehingga
menghasilkan irama yang enak didengar. Rampak Bedug dapat dikatakan sebagai
pengembangan dari seni bedug atau ngadulag. Bila ngadulag dapat dimainkan oleh
siapa saja, maka rampak bedug hanya bisa dimainkan oleh pemain
professional.
masa terindah
Masa2 dmn murid lari2 krn takut gerbang sekolah keburu ditutup,
kalau ada razia diomelin guru krn nggak pake sepatu hitam & seragam ketat
kekecilan, nyari2 alasan buat keluar kls (biasanya nyolong2 ke kamar
mandi, trs balik kls pas jam pelajaran udah mau habis), ngerjain PR di
sekolah, satu catatan dijadikan contekan masal, ketiduran di kls sampe
ditegur guru, ada murid cewek yg suka pake kerdus (kerudung dusta) buat
dengerin lagu pake headset kalau guru yg gak asyik lg nerangin, ada
murid cowok sembunyi2 ngerokok di tempat sepi, dilabrak rame2 sm kakak
kelas, atau sok2an labrak adek kelas biar diblg keren, kisah kasih di
sekolah, nyolong2 ke kantin pas jam kosong, remedial waktu nilai ulangan
jelek, minta tugas tambahan utk perbaikan nilai, pura2 jd anak baik
supaya dapet nilai afektif bagus diraport, dan masiiiiiiih banyak lagi.
Waktu SMA, guru2 yg ngejar kita. Kalau nggak ikut ulangan atau ujian lgs disuruh ikut ujian susulan. Di dunia kuliah, mahasiswa yg harus ngejar dosen, karena mahasiswa yg butuh dosen. Dosen nggak mau ambil pusing. Kalau mahasiswa nggak datang, tinggal dikasih nilai seadanya sesuai kelakuan. Di SMA yg males masih dinaik kelasin, di kuliah, yg males ditinggalin. Di kelas, guru yg nyamperin murid dari kelas satu ke kelas lain. Muridnya cukup diem, nyiapin alat tulis. Bahkan udah segitu mudahnya pun, masih aja ada yg males. Kalau kuliah mahasiswa yg mesti pindah2 kelas ngikutin dosen itu ‘ngetem’-nya di ruangan mana. Tiap hari yg ada ya pemandangan slide berganti slide sbg bahan pembelajaran dikelas, ujiannya jelek ya tinggal pasrah, telat masuk kelas ya terpaksa ngerelain jatah absen. Mondar-mandir ke perpus cari bahan referensi buat tugas makalah, mondar-mandir nyari jadwal kelas dmn, UTS, UAS, tugas, presentasi, tiada hari tanpa power point. Sirik sm temen itu biasa, gak peduli mereka mau kuliah atau cuma setor muka, bodo amat sm temen yg lg ngulang dikelas junior. Uang jajan mulai menipis ya nikmati warteg atau mie instan. Salah2 cari pacar malah bikin hari2 tambah nista, salah2 atur jadwal kuliah malah byk ngulang bareng adek junior. Apes adalah makanan sehari2. Apalagi saat bertempur di medan skripsi. Gak kuat iman, rasa2nya mau bunuh diri. Banyakin stock sabar, hati besi, mental baja. Makin akhir kuliah, makin susah ketemu tmn. Pertengahan semester susah ngumpul alasannya byk tugas, semester akhir alasannya karena skripsi. Setelah lulus, janji2 tetap ngumpul tinggallah wacana belaka. Udah lulus makin susah buat ngumpul, alasannya sibuk kerja. Belum lg kalau udah ada yg berkeluarga. Ujung2nya, sampe tua itu ngumpul nggak jadi2.
Tanpa kita sadari, atau mungkin sebenarnya sudah sadar cuma nggak terlalu kita pedulikan, bahwa ada satu tempat, lebih tepatnya satu fase kehidupan yg begitu surgawi. Begitu mudahnya kebahagiaan dirasakan pada fase itu. Ya, fase itu adalah masa sekolah, khususnya, masa SMA. Adek2 yg skg msh SMA pasti banyak yg blg "gue pgn cpt lulus, pgn cpt kuliah!" Emg kuliah itu mudah? Kalian bakal ketemu byk tmn yg dtg kalau ada butuhnya aja, bakal kesel kalau ada dosen tiba2 gak dtg pdhl udah nunggu bbrp jam, bakal ketemu dosen baik tau2 dpt nilai C, ketemu dosen galak tp dpt nilai A, siap gak tidur seharian demi tugas & sediakan jurus pasrah saat hari libur ada kls pengganti. Kalau kalian nanti udah seumuran gue, udah lulus SMA bertahun2, udah lulus kuliah, udah ngelewatin masa dmn ngeliat sosial media isinya banyak postingan org ttg pernikahan, akan ada saatnya blg "Eh, rasa2nya gue kangen pgn balik lg ke jaman SMA". Mau baik ataupun buruk tetap itu adalah masa yg paling gak bisa dilupakan. So, buat adek2, gunakan masa2 sekolah kalian dg having fun brg temen2, masa itu gak akan pernah balik lagi! Nikmati hari2 sekolah seperti remaja sewajarnya, manfaatkan waktu dg hal2 yg baik, jgn terlalu hedonis, msh sekolah gak usah neko2 kebanyakan gaya, pinter2 jaga diri, jaman sekarang kebebasan jd kebablasan, jgn pula byk mengeluh ini itu, ingat selalu perjuangan org tua mati2an memberi pendidikan terbaik utk anaknya. Ketika kalian sudah ngerasain suka dukanya di perguruan tinggi itu seperti apa, dan sudah ngerasain perihnya jatuh bangun cari duit sendiri itu bagaimana, ketika itu pulalah kalian akan betul2 mengerti kenapa kalian perlu belajar keras & serius saat kalian masih duduk di bangku sekolah. Berjuang tidak semudah yg kalian kira dek. Kalian harus punya banyak tabungan mental yg cukup kuat dan ilmu pengetahuan yg sangat luas.
Waktu SMA, guru2 yg ngejar kita. Kalau nggak ikut ulangan atau ujian lgs disuruh ikut ujian susulan. Di dunia kuliah, mahasiswa yg harus ngejar dosen, karena mahasiswa yg butuh dosen. Dosen nggak mau ambil pusing. Kalau mahasiswa nggak datang, tinggal dikasih nilai seadanya sesuai kelakuan. Di SMA yg males masih dinaik kelasin, di kuliah, yg males ditinggalin. Di kelas, guru yg nyamperin murid dari kelas satu ke kelas lain. Muridnya cukup diem, nyiapin alat tulis. Bahkan udah segitu mudahnya pun, masih aja ada yg males. Kalau kuliah mahasiswa yg mesti pindah2 kelas ngikutin dosen itu ‘ngetem’-nya di ruangan mana. Tiap hari yg ada ya pemandangan slide berganti slide sbg bahan pembelajaran dikelas, ujiannya jelek ya tinggal pasrah, telat masuk kelas ya terpaksa ngerelain jatah absen. Mondar-mandir ke perpus cari bahan referensi buat tugas makalah, mondar-mandir nyari jadwal kelas dmn, UTS, UAS, tugas, presentasi, tiada hari tanpa power point. Sirik sm temen itu biasa, gak peduli mereka mau kuliah atau cuma setor muka, bodo amat sm temen yg lg ngulang dikelas junior. Uang jajan mulai menipis ya nikmati warteg atau mie instan. Salah2 cari pacar malah bikin hari2 tambah nista, salah2 atur jadwal kuliah malah byk ngulang bareng adek junior. Apes adalah makanan sehari2. Apalagi saat bertempur di medan skripsi. Gak kuat iman, rasa2nya mau bunuh diri. Banyakin stock sabar, hati besi, mental baja. Makin akhir kuliah, makin susah ketemu tmn. Pertengahan semester susah ngumpul alasannya byk tugas, semester akhir alasannya karena skripsi. Setelah lulus, janji2 tetap ngumpul tinggallah wacana belaka. Udah lulus makin susah buat ngumpul, alasannya sibuk kerja. Belum lg kalau udah ada yg berkeluarga. Ujung2nya, sampe tua itu ngumpul nggak jadi2.
Tanpa kita sadari, atau mungkin sebenarnya sudah sadar cuma nggak terlalu kita pedulikan, bahwa ada satu tempat, lebih tepatnya satu fase kehidupan yg begitu surgawi. Begitu mudahnya kebahagiaan dirasakan pada fase itu. Ya, fase itu adalah masa sekolah, khususnya, masa SMA. Adek2 yg skg msh SMA pasti banyak yg blg "gue pgn cpt lulus, pgn cpt kuliah!" Emg kuliah itu mudah? Kalian bakal ketemu byk tmn yg dtg kalau ada butuhnya aja, bakal kesel kalau ada dosen tiba2 gak dtg pdhl udah nunggu bbrp jam, bakal ketemu dosen baik tau2 dpt nilai C, ketemu dosen galak tp dpt nilai A, siap gak tidur seharian demi tugas & sediakan jurus pasrah saat hari libur ada kls pengganti. Kalau kalian nanti udah seumuran gue, udah lulus SMA bertahun2, udah lulus kuliah, udah ngelewatin masa dmn ngeliat sosial media isinya banyak postingan org ttg pernikahan, akan ada saatnya blg "Eh, rasa2nya gue kangen pgn balik lg ke jaman SMA". Mau baik ataupun buruk tetap itu adalah masa yg paling gak bisa dilupakan. So, buat adek2, gunakan masa2 sekolah kalian dg having fun brg temen2, masa itu gak akan pernah balik lagi! Nikmati hari2 sekolah seperti remaja sewajarnya, manfaatkan waktu dg hal2 yg baik, jgn terlalu hedonis, msh sekolah gak usah neko2 kebanyakan gaya, pinter2 jaga diri, jaman sekarang kebebasan jd kebablasan, jgn pula byk mengeluh ini itu, ingat selalu perjuangan org tua mati2an memberi pendidikan terbaik utk anaknya. Ketika kalian sudah ngerasain suka dukanya di perguruan tinggi itu seperti apa, dan sudah ngerasain perihnya jatuh bangun cari duit sendiri itu bagaimana, ketika itu pulalah kalian akan betul2 mengerti kenapa kalian perlu belajar keras & serius saat kalian masih duduk di bangku sekolah. Berjuang tidak semudah yg kalian kira dek. Kalian harus punya banyak tabungan mental yg cukup kuat dan ilmu pengetahuan yg sangat luas.
ASUMSI DAN IMPLIKASI DARI FILSAFAT ILMU DALAM PENDIDIKAN
ABSTRAK
Abstrak
tulisan ini membahas tentang asumsi dan implikasi dari filsafat ilmu terhadap
pendidikan Filsafat ilmu yang merupakan bagian dari filsafat yang menjawab
beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu, bidang ini mempelajari dasar-dasar
filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu yang didalamnya terdapat ilmu alam dan
ilmu sosial. Disini, filsafat ilmu berkaitan erat dengan epistemologi dan
ontology. Filsafat ilmu berusaha untuk menjelaskan masalah-masalah seperti: apa
dan bagaimana suatu konsep dan pernyataan dapat disebut sebagai
ilmiah,bagaimana onsep tersebut dilahirkan, bagaimana ilmu dapat menjelaskan
validitas dari sebuah informasi. Formulasi dan penggunaan metode ilmiah,
macam-macam penalaran yang dapat digunakan dalam kesimpulan, serta implikasi
metode dan model ilmiah terhdap masyarakat dan terhadap ilmu pengetahuan itu
sendiri.
Kata Kunci: Asumsi Filsafat, pendidikan
Langganan:
Postingan (Atom)